research
  • 25 Nov
  • 2025

Mengukir Prestasi Global, Kebanggaan SMP Negeri 6 Surabaya di World Scholar’s Cup 2025

SMP Negeri 6 Surabaya (Spensix) telah membuktikan diri sebagai pionir berjiwa global dengan mengukir pencapaian gemilang di ajang bergengsi World Scholar’s Cup (WSC) 2025. Kompetisi yang menyatukan lebih dari 50.000 murid dari 60+ negara ini menjadi panggung bagi siswa Spensix untuk menunjukkan kecerdasan dan kemampuan berbahasa Inggris di kancah internasional.

Perjalanan inspiratif ini dimulai di Regional Round Surabaya (31 Mei – 1 Juni 2025, di Sekolah Ciputra). Sembilan (9) tim perwakilan Spensix bertanding dalam tantangan akademis yang komprehensif, meliputi penulisan makalah kreatif, debat sengit tentang topik sulit, hingga menjawab soal pengetahuan umum yang luas (sejarah, seni, politik, teknologi, dan sosial ekonomi).
Hasilnya sungguh membanggakan, kesembilan tim tersebut berhasil lolos dan melaju ke tahap berikutnya, yaitu Global Round.  
Sebagai salah satu perwakilan terpilih, Kevan Aditra Prasetyo, murid kelas 8D, mendapatkan kehormatan untuk melanjutkan perjuangan di Global Round Seoul, Korea Selatan (25-30 Juli 2025).  Kevan menunjukkan performa luar biasa di tengah persaingan ketat, membuktikan bahwa semangat Spensix mampu bersinar di panggung dunia. Prestasinya memuncak dengan perolehan dua medali emas dan satu medali perak, sekaligus menjadikannya layak melangkah ke jenjang tertinggi: Tournament of Champions (ToC).  

Puncak dari kegigihan Kevan adalah partisipasinya di Tournament of Champions (ToC) di Yale University, Amerika Serikat (5-12 November 2025). Di pusat pendidikan bergengsi yang juga menjadi markas gagasan WSC dari Daniel Berdichevsky (DemiDec), Kevan kembali menorehkan sejarah bagi sekolah dengan membawa pulang satu medali emas dan satu medali perak.

Prestasi cemerlang ini bukan hanya sekadar medali, tetapi juga cermin dari kualitas pendidikan dan semangat juang siswa-siswi SMP Negeri 6 Surabaya.  

Kesuksesan di WSC 2025 ini memberikan motivasi baru dan energi positif bagi seluruh ekosistem sekolah. Hal ini mendorong Spensix untuk semakin membangkitkan semangat berbahasa Inggris dan memperdalam kemampuan berkomunikasi melalui wadah resmi sekolah, English Club. Diharapkan, prestasi Kevan dan sembilan tim lainnya menjadi inspirasi tak terbatas bagi generasi Spensix berikutnya. (kvn/atm./ers)